Dr. Haedar Nashir M.Si

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

LAUNCHING AGROWISATA UMPALEMBANG

Rektor universitas muhammadiyah palembang melaunchingpengembangan agrowisata universitas muhammadiyah palembang dan penanaman perdana bibit buah-buahan serta penebaran perdana bibit ikan. Peresmian pengembangan agrowisata universitas muhammadiyah palembang dan penanaman perdana bibit buah-buahan serta penebaran perdana bibit ikan sekaligus peresmian apotik hidup dharma wanita universitas muhammadiyah palembang oleh rektor UM palembang dr. Abid djazuli, S.e., M.M., dan ketua dharma wanita yayat jauhariati, S.P. Turut hadir dalam kegiatan ini juga, badan pembina harian universitas muhammadiyah palembang h. , wakil rektor, dekan dan wakil dekan di UM palembang (24,8,2016). Novrizal Nawawi, menyampaikan. agorwisata universitas muhammadiyah palembang ini merupakan lokasi yang strategis, baik tempat karena dekat dengan kota dan jalan raya dan bagi universitas muhammadiyah palembang  sangat mendukung dalam lahan penelitian bidang pertanian. Harapan kedepan, semoga agrowisata ini dapat menjadi  pendukung segi materi bagi universitas muhammadiyah palembang. Abid Djazuli menambahkan.kami hari ini melaunching agrowisata UM palembang dengan luas 15 hektar, 50 hektar kebun sawit, dan 5 hektar untuk apotik hidup serta penebaran perdana bibit ikan di kampus C UM palembang di kabupaten ogan ilir sumatera selatan. Harapan kami kedepan agrowisata dan kebun sawit UM palembang ini menjadi penopang dan pendukungan pendanaan pengembangan universitas muhammadiyah palembang.


UMY Juara Umum Festival Al-Qur'an





Festival al-qur'an perguruan tinggi muhammadiyah dan aisyiyah yang diselenggarakan oleh universitas muhammadiyah yogyakarta (UMY) telah ditutup pada kamis malam (11/08). Dalam festival Al Qur’an yang baru pertama kali digelar tersebut, UMY berhasil menyabet gelar juara umum. Pemberian gelar tersebut diumumkan secara langsung oleh ketua dewan juri festival Al Qur’an, Drs. H. Abdul Usman, M.Si. Gelar juara umum tersebut berhasil diraih karena peserta dari UMY berhasil meraih 7 medali emas, 5 medali perak dan 2 perunggu. Pada kompetisi tilawatil qur'an cabang putra, juara 1 dipegang oleh Universitas Muhammadiyah Palembang,
disusul juara 2 diraih UMY, dan juara 3 universitas muhammadiyah malang (UMM). Pada cabang putri, juara 1 ialah UM Sumatera Utara, juara 2 diraih UMY, dan juara 3 Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) bima, NTB. Pada lomba tartil qur'an cabang putra, juara 1 diraih oleh um palembang, disusul oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dan UMY. Di cabang putri juara 1 diraih oleh UMY, kemudian iaim bima, dan juara 3 diraih oleh um magelang. Sedangkan pada hifdzul qur'an 1 juz cabang putra, mardiyanyah dari UMY berhasil meraih juara 1, disusul munawaruddin dari uhamka, dan fernando dari um palembang. Pada cabang putri juara 1 diraih oleh salma karimah dari UMY, disusul farah laila dari umm, dan diah permatasari dari um sumut. Juara 1 hifdzul qur'an 5 juz cabang putra diraih oleh m zaid adnan dari uad, disusul ari s dari UMY, dan ramadhan dari iaim bima. Pada cabang putri, ratih eka mewakili UMY berhasil menyabet juara 1, disusul aisyah izzatunnisa dari uad, dan abniar t dari um sumut. Ruzmin mulyadin situmeang, perwakilan UM Sumut berhasil meraih juara 1 pada kategori hifdzul qur'an 10 juz cabang putra. Disusul muh. Alfarisi dari UM Surakarta dan Hamzah dari UMY. Pada cabang putri, UM Palembang yang diwakili oleh fathihaturrahmah mendapatkan juara 1, disusul qonita lilla dari UMY dan sahliyah sakinati dari um surakarta. Sedangkan hifdzul 15 juz cabang putra, juara 1 diperoleh a syahid robbani dari UMY, juara 2 afifi akbar dari um jakarta, juara 3 ahmad azhari dari um surakarta. Cabang putri juara 1 dewi nurdiyana dari umm, juara 2 maulidia sakinah dari um jakarta, dan juara 3 anjarwati dari um surabaya. Sedangkan hifdzul 30 juz juara 1 diraih oleh muhammad ima dari UM Purwokerto, juara 2 anang hidayanto dari um sidoarjo dan ihsan dwi cahyo dari um surakarta. Syarhil qur'an juara 1 diraih oleh UMY, disusul um sumut dan um malang. Sedangkan fahmul qur'an juara 1 diraih oleh um surakarta, disusul umm, dan um mataram. Kaligrafi putra juara 1 diraih UMY, juara 2 um jakarta, juara 3 umm. Dan kaligrafi putri juara 1 um palembang, juara 2 UMY, dan juara 3 um surakarta.  Penutupan festival Al Qur’an ptm/a tingkat nasional ini dilakukan oleh dr. H. Agus taufiqurrohman, m.kes., sp.s, selaku ketua pimpinan pusat muhammadiyah mengatakan bahwa pp muhammadiyah mengapresiasi diadakannya festival Al Qur’an sebagai gairah untuk mengkaji dan memahami Al Qur’an dengan baik, sehingga dengan begitu bisa kembali memiliki semangat hidup sebagaimana yang diajarkan di dalam Al Qur’an. "tapi tidak cukup jika Al Qur’an itu hanya dikaji dan dipahami. Namun lebih dari itu harus ada gerakan mengamalkan Al Qur’an. Melalui kegiatan seperti festival Al Qur’an ini diharapkan kita bisa mengkaji, memahami dan mengamalkan Al Qur’an dengan penuh kebahagiaan," ujarnya. Pada akhir sambutannya, dr. Agus juga berharap agar kegiatan festival Al Qur’an tersebut bisa terus berlanjut di tahun-tahun yang akan datang. "kegiatan ini jangan hanya sekali dilakukan. Karena kita ingin mendengar pimpinan negeri ini yang pintar membaca Al Qur’an dan menjadi imam dalam shalat ied. Kita juga ingin mendengar khutbah dan imam shalat jum'at yang dilakukan oleh para menteri kita, karena menteri-menteri kita yang pintar membaca dan mengkaji Al Qur’an. Masa itu adalah era adik-adik mahasiswa yang nantinya akan menggantikan kami yang sudah tua ini sebagai pemimpin-pemimpin negeri. Sehingga cita-cita baldatun toyyibatun wa rabbun ghofur itu bisa terwujud dari kalian yang pintar membaca, mengkaji dan mengamalkan Al Qur’an," tutupnya.


UMY Akan Lakukan Penjaringan Rektor Baru

Masa tugas Rektor UMY periode 2012 - 2016 yang saat ini dijabat oleh Prof. Dr. Bambang Cipto, MA, akan berakhir pada akhir Desember 2016. Untuk menentukan siapakah yang akan menjadi Rektor baru UMY periode 2016 - 2020, diperlukan sebuah persiapan yang matang dalam melakukan proses pemilihannya. Salah satu rangkaian pemilihan rektor UMY tersebut adalah pembentukan panitia penjaringan bakal calon (balon) rektor yang akan melakukan sosialisasi,
mengumpulkan berkas usulan balon serta menyampaikan berkas tersebut ke Komisi 4 senat universitas, untuk diverifikasi. Dalam proses selanjutnya, berkas terverifikasi akan diserahkan kepada senat untuk dilakukan fit and proper test dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada pertengahan September sampai awal Oktober 2016, hasilnya akan dibawa dalam rapat pleno Senat Universitas untuk ditetapkan menjadi balon rektor. Balon rektor definitif pada pertengahan Oktober 2016 yang telah dipilih oleh senat universitas, tahap selanjutnya akan dilakukan pemilihan untuk ditetapkan sebagai calon rektor. Hasil pemilihan senat universitas kemudian diserahkan kepada Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah. PP Muhammadiyah akan memilih salah satu calon Rektor untuk ditetapkan sebagai Rektor UMY.
Menurut Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UMY Periode Tahun 2016 - 2020, Dr. Trisno Raharjo, S.H., M.Hum, pemilihan Calon Rektor Universitas akan dilaksanakan sesuai tahapan-tahapan yang telah ditetapkan. Tahapan-tahapan tersebut yakni, Senat Universitas membentuk Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor yang bertugas untuk menjaring aspirasi tentang Bakal Calon Rektor dari berbagai sumber yaitu Dosen, Karyawan dan Lembaga Mahasiswa Tingkat Universitas/Fakultas/Prodi yang kemudian hasilnya akan dilaporkan kepada Senat Universitas.

"Penjaringan ini sudah kami mulai sejak Mei dan akan dilakukan sampai bulan Agustus 2016, dengan melakukan sosialisasi ke seluruh civitas akademika UMY dan memberikan mereka kuesioner penjaringan Bakal Calon Rektor. Setelah hasilnya kami dapatkan, hasil penjaringan tersebut akan diserahkan kepada Senat Universitas untuk diranking melalui rapat Senat Universitas dan diurutkan nama Bakal Calon Rektor tersebut berdasarkan huruf abjad. Kemudian, Senat Universitas akan meminta pertimbangan PWM DIY mengenai aspek Al Islam dan Kemuhammadiyahan dari Bakal Calon Rektor. Lalu pada bulan Oktober, nama-nama Calon Rektor oleh Senat diserahkan kepada PP Muhammadiyah melalui Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, dan PP Muhammadiyah yang akan memutuskan siapa yang nantinya akan terpilih menjadi Rektor Baru UMY," jelas Trisno saat ditemui pada Jum’at (12/08).
Trisno juga menyampaikan bahwa untuk melakukan penjaringan Bakal Calon Rektor tersebut, Senat Univeritas telah menetapkan beberapa syarat yang harus dimiliki oleh Bakal Calon Rektor. Syarat-syarat tersebut antara lain: dosen tetap UMY, berpendidikan Strata 3 (S3) dan memiliki jabatan akademik sekurang-kurangnya Lektor Kepala; Memiliki pengalaman sebagai Pejabat Struktural di lingkungan UMY minimal 4 tahun dan masa kerja minimal 10 tahun; Tidak pernah dijatuhi sanksi pidana dan atau sanksi administratif di lingkungan UMY; Tidak sedang menjalani hukuman pidana dan administratif; Taat beribadah dan mengamalkan ajaran Islam; Sehat jasmani dan rohani dan berusia setinggi-tingginya 65 tahun.


ITFSS Tahun Kedua Ajak Peserta Kagumi Pantai Bugel

ASA (Agrotechnology Student’s Association) UMY kembali mengadakan  International Tropical Farming Summer School untuk para mahasiswa Agroteknologi. Acara ini dihelat dari tanggal 10 hingga 19 Agustus 2016. Dalam tahun keduanya kali ini, ITFSS mempunyai tema besar “ Integrated Farming System in Tropical Area”. Sebanyak 18 peserta mengikuti acara ini yang berasal dari Indonesia dan Thailand.
Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P, dalam pemaparannya memberikan class session kepada peserta. Beliau mengajak para peserta mengagumi system Tropical Farming di wilayah Yogyakarta salah satunya Pantai Bugel. Menurutnya, Petani di Pantai Bugel, mengaplikasikan Tropical Farming berdasarkan adaptasi lingkungan. “Salah satu  wilayah di Yogya yaitu di Pantai Bugel yang ada di Kulonprogo. Sebagai daerah pantai, Pantai Bugel mempunyai iklim panas sepanjang tahun, dengan precipitation lebih dari 1000 mm per tahun. Namun, petani lokal dapat membuat lahan kering mereka ditanami  semangka, cabai dan beberapa sayuran lainnya,” paparnya.
Beliau menambahkan bahwa adaptasi lingkungan yang berlangsung di pantai Bugel merupakan hasil pengalaman bertahun-tahun. “Masalah utama yang dihadapi adalah bagaimana tanah di sana punya kapasitas untuk menahan air untuk kelangsungan hidup tanaman. Petani tahu  bahwa dengan kondisi kering dan tekanan angin yang besar, tanaman membutuhkan air untuk meyeimbangkan pengeluaran air di daun. Mereka tahu hal tersebut karena sudah mengalaminya bertahun-tahun,”tambahnya.
Sementara itu, Menurut Chandra Kurnia Setiawan, selaku Penanggung Jawab acara ITFSS menyatakan ITFSS 2016 ini terdiri dari beberapa rangkaian acara. “Selain class session, rangkaian acara ITFSS juga meliputi kunjungan lapangan, diskusi grup dan sosial program yaitu mengunjungi beberapa tempat wisata di Yogyakarta. Untuk tahun ini peserta akan diajak ke Desa Wisata Brayut, Sleman,”,ungkapnya.
Dipilihnya Yogyakarta sebagai tempat diadakannya ITFSS, menurut Chandra sesuai dengan Tema besar ITFSS kali ini yaitu “Integrated Farming System in Tropical Area”. ”Yogyakarta merupakan bagian dari Indonesia, yang merupakan wilayah tropis juga. Selain itu, wilayah Jogja memiliki spesifikasi daerah yang lengkap mulai dari dataran tinggi, menengah  hingga daerah pantai. Wilayah itu semuanya bisa ditanami berbagai tanaman,” tambah Chandra.
Terakhir Chandra berharap agar Tropical Farming di Indonesia dapat diperkenalkan ke dunia. Sebagai acara tahunan, Chandra juga berharap agar ITFSS dapat menarik berbagai peserta di negara lain agar bisa berbagi sistem pertanian yang ada di sana. “Masyarakat global perlu tahu tropical farming di Indonesia. Pasalnya sistem pertanian tersebut juga bisa diterapkan di negara lain. Selain itu, Indonesia juga mempunyai kearifan lokal yang juga dapat diperkenalkan di dunia. Semoga dalam pelaksanaan selanjutnya, makin banyak peserta dari berbagai negara,” tutupnya.

Dorong Program Internasionalisasi, UMY Adakan 6 Summer School Bersamaan

Program Summer School atau lazim dikenal sekolah musim panas merupakan bagian dari program lembaga pendidikan tinggi yang menyediakan serangkaian kegiatan pendidikan dan nonpendidikan dengan bertukar  antarmahasiswa dari berbagai negara. Summer School diadakan mengikuti jadwal musim panas yang terjadi di wilayah Negara empat musim, umumnya diselenggarakan pada Juni hingga September.
 Program Summer School diminati mahasiswa dari perguruan tinggi asing dikarenakan memiliki kekhususan bidang, khususnya berkaitan dengan karakter masyarakat dan wilayah Indonesia. UMY menjadi salah satu Universitas di Indonesia yang menggelar summer school setiap tahun. Bahkan, 6 progam summer school dan 1 program nursing camp dilaksanaan dalam waktu hampir bersamaan.
Dalam rentang Juli hingga Agustus ini, UMY telah mengadakan summer school berskala internasional dalam waktu yang bisa dibilang berbarengan. Keenam summer school tersebut yaitu International Tropical Medicine Summer School (ITMSS), International Tropical Farming Summer School (ITFSS), International Dental Summer School (IDSS), Disaster Management Summer School (DMSS), Renewable Energy Summer School (RESS), dan Summer School International Training for Young Islamic Economic Leaders (IT-YIELd). Ditambah lagi International Emergency Nursing Camp (IENC) yang juga berskala internasional.
Tony K. Hariadi, selaku Kepala Biro Kerjasama UMY saat ditemui di kantornya pada Senin (15/08) oleh tim BHP UMY mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, Program Summer School ini memang diadakan untuk proses Internasionalisasi Universitas. “Program Summer School yang diadakan oleh jurusan dan fakultas tersebut juga untuk mendorong proses Internasionalisasi Universitas. Hal tersebut untuk menarik mahasiswa asing datang ke Indonesia, khususnya UMY,” ujarnya.
Tony berharap Program Summer School ini akan berlanjut di tahun-tahun mendatang karena sangat membantu dalam proses Internasionalisasi UMY. “Kami harap Summer School ini diadakan di tiap jurusan karena sangat membantu program Internasionalisasi. Setiap jurusan memang diberikan kewenangan untuk mengadakan student mobility, salah satunya dengan mengadakan Summer School,” tambahnya.
Dalam rangkaian acaranya, Summer School mengadakan rangkaian kegiatan untuk para peserta. Diantaranya kegiatan educational dan non-educational. Kegiatan educational diisi dengan class session dan seminar. Sementara kegiatan non-educational mengajak peserta mengagumi pariwisata Indonesia dan mengadakan pengabdian masyarakat. Kegiatan non-educational inilah yang menjadi salah satu daya tarik bagi peserta dari luar negeri.
Selain menarik peserta dari luar negeri, Program Summer School juga menarik Ahli dan Ilmuwan dari Luar Negeri. Di RESS dan MDSS misalnya menghadirkan  Prof. Hervé Boileau, Ph.D dariUniversité Savoie Mont Blanck, Prancis dan Prof. Daizo Tsutsumi dari  Kyoto University,  Jepang. Di ITFSS, juga mengundang Dr. Panupon Hongpakdee dari Khon Kaen University Thailand dan juga Patrick van Schijndel, ahli energi dari Technical University of Eindhoven. “Hal tersebut menunjukkan bukan cuma mahasiswa asing yang tertarik ke UMY, namun juga para Ahli dan Ilmuwan dari Luar Negeri,” imbuh Tony lagi.

LAUNCHING UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANDUNG

 Amal Usaha Muhammadiyah, Atau Aum, Dalam Bidang Apapun Selalu Lahir Dari Keringat Dan Proses Panjang. Termasuk Dalam Hal Pendirian Amal Usaha Muhammadiyah Bidang Pendidikan, Yang Kini Tersebar Di Seluruh Pelosok Negeri. Universitas Muhammadiyah Bandung, Kini Hadir Menambah Deretan Daftar Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Kelahiran Universitas Muhammadiyah Bandung Menjawab Perkembangan Kreativitas Dan Teknologi. Sejalan Dengan Cita-Cita Umb, Yakni Menciptakan Teknokrat Hebat Dengan Tetap Menjunjung Ajaran Agama Islam, Dalam Setiap Nafas Hidupnya. Sebagai Universitas Yang Baru Saja Lahir, Umb Dituntut Mampu Berlari Cepat, Guna Mensejajarkan Keberhasilan Universitas Muhammadiyah Lainnya Di Berbagai Daerah Di Indonesia. Oleh Karena Itu, Sejak Awal Berdiri, Universitas Muhammadiyah Bandung Berupaya Merancang Program Unggulan Pengajaran. Rancangan Ini Dituangkan Dalam Sebelas Program Studi. Prodi Tekhnik Elektro , Prodi Teknik Informatika, Prodi Teknik Industri, Prodi Teknologi Pangan Halal, Prodi Bioteknologi, Prodi Farmasi, Prodi Administrasi Publik, Prodi Psikologi, Prodiilmu Komunikasi, Prodi Kriya Tekstil Dan Fashion, Dan Prodi Agribisnis. Rancangan Metode Pembelajaran Yang Disiapkan Umb, Diharapkan Mampu Mendorong Mahasiswa Untuk Bisa Memanfaatkan Teknologi Masa Kini. Motto  Kampus Teknopreneur, Akan Ditanamkan Pada Mahasiswa, Agar Menjadi Insan Mandiri. Ragam Keunggulan Yang Dimiliki Universitas Muhammadiyah Bandung Ialah Dosen Yang Berkualitas, Jaringan Industri, Serta Sebagai Wadah Pengembangan Karakter Islami Dan Jiwa Kemuhammadiyahan.Harapan Besar Untuk Menjadikan Umb Salah Satu Perguruan Tinggi Favorit Nasional Telah Dimulai. Kebersamaan Dan Dukungan Sangat Dibutuhkan, Guna Menggalang Sinergi Menciptakan Prestasi.




PW AISYIYAH SUMUT PERINGATI MILAD KE 102

Pimpinan wilayah aisyiyah sumatra utara memperingati milad aisyiyah ke 102, peringatan yang berlangsung di pondok pesantren aisyiyah itu dihadiri oeh ketua pp muhammadiyah haedar nasir  . pimpinan wilayah aisyiyah sumatera utara, memperingati milad aisyiyah ke 102, peringatan yang berlangsung di pondok pesantren aisyiah di jalan demak medan itu, sekaligus meneguhkan komitmen aisyiyah untuk mendirikan perguruan tinggi milik aisyiyah .milad aisyiyah ke 102 yang dihadiri oleh ketua pp muhammadiyah, haedar nashir , memberi spirit kepada warga aisyiyah untuk memiliki amal usaha aisyiyah dalam bentuk perguruan tinggi, seperti yang dilakukan pp aisyiah dengan mendirikan universitas aisyiyah .hadir unsur pimpinan wilayah muhammadiyah sumatera utara, pimpinan aisyiyah wilayah dan pimpinan aisyiyah dari beberapa daerah.lokasi kegiatan dipusatkan di amal usaha pendidikan aisyiyah di jalan demak, lokasi ini ke depan diharapkan akan menjadi lokasi sekolah tinggi milik aisyiyah.aisyiyah sumatera utara kini memiliki berbagai amal usaha pendidikan, kesehatan, dan amal usaha sosial seperti panti asuhan.ketua pimpinan wilayah aisyiyah sumatera utara, hj. Elynita koto, menjelaskan, sebagai sebuah gerakan maka aisyiyah harus terus bergerak.untuk mendorong peran aisyiyah ke depan, diharapkan pada periode 2015-2020 ini, aisyiyah sumatera utara sudah memiliki amal usaha pendidikan dalam bentuk perguruan tinggi .untuk mendorong terbentuknya perguruan tinggi aisyiyah itu, pw aisyiyah sumatera utara, akan melakukan berbagai kerjasama dengan universitas muhammadiyah sumatera utara yang sudah berhasil menjadi universitas unggul dan terpercara .